Jumat, 25 Juli 2014

Album Mad Geodet kedua (Born to be) (Video)

Di sini akan dijelaskan keterangan keterangan yang menyangkut pembuatan video video dari album Mad Geodet yang kedua yaitu Born to be. Keterangan-keterangan tersebut mencakup lokasi dan waktu perekaman, perekam dan lain lain.


1. Angel



Ini merupakan satu dari empat video dalam album Born to be ini yang pengambilannya dilakukan di Kareumbi. Scene scene yang diambil untuk video Angel tiga diantaranya dilakukan sehari sebelum Kareumbi Operation usai.

Video ini terdiri dari empat scene dengan rincian sebagai berikut
  1. Scene pertama direkam di sungai tempat Mad Geodet survey pengukuran detail selama Kareumbi Operation. Scene diambil usai survey sebelum makan siang serta setelah bersih-bersih peralatan survey. Scene diambil oleh Nungtatang pada tanggal 26 Mei 2014. Pada scene ini, Mad Geodet menjadikan statif, alat untuk meletakkan alat survey, sebagai gitar.
  2. Scene kedua direkam di batang kayu dekat jembatan menuju rumah pohon. Scene diambil tanggal 31 Mei 2014, oleh Ankalucio pada pagi hari setelah sarapan. Di scene, ini terlihat kesulitan mengatur pergerakan sambil memperhatikan keseimbangan.
  3. Scene ketiga juga diambil tanggal 31 Mei 2014. Scene diambil di kebun cabe milik warga Cigumentong. Scene diambil d'AMRI. Pada scene ini, Mad Geodet mengenakan ponco.
  4. Scene keempat juga diambil tanggal 31 Mei 2014 oleh Ankalucio pada sore harinya. Pergerakan Mad Geodet saat itu juga terbatas karena sandal yang putus. Scene diambil di dekat kandang rusa.
Audio direkam di kosan Mad Geodet pada tanggal 16 Mei 2014. Angel adalah OST dari anime Coppelion yang aslinya dinyanyikan oleh Angela.

2. Born to be


Ini merupakan satu dari empat video dalam album Born to be ini yang pengambilannya dilakukan di Kareumbi. Lagu yang menjadi nama album ini merupakan video dengan scene yang diambil pertama kali sejak tiba di Kareumbi.

Video ini terdiri dari 4 scene dengan rincian sebagai berikut :
  1. Scene pertama direkam Teo di basecamp pada tanggal 20 Mei 2014 setelah survey Kerangka Dasar Vertikal. Pada scene ini, Mad Geodet menjadikan hoodie sebagai penutup mata
  2. Scene kedua juga dilakukan di tempat yang sama tapi berbeda sudut pandang. Scene ini direkam juga oleh Teo pada 20 Mei 2014. Pada scene ini, Mad Geodet menjadikan rambut sebagai penutup mata.
  3. Scene ketiga direkam pada tanggal 20 Mei 2014 setelah pengambilan scene pertama dan kedua. Scene diambil oleh Teo di jembatan yang merupakan batas Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut.
  4. Scene keempat direkam pada tanggal 21 Mei 2014 oleh Ankalucio ketika hari piket. Ini merupakan scene pertama yang direkam saat hari piket. Scene diambil di depan Gedung Pusat Informasi, tempat inap Mad Geodet selama minggu pertama Kareumbi Operation.
Audio direkam di kosan Mad Geodet pada tanggal 17 Mei 2014. Born to be adalah OST ending dari anime Mahou Sensou. Born to be aslinya dinyanyikan oleh Nano.

3. Brand New World

 


Ini merupakan satu dari empat video dalam album Born to be ini yang pengambilannya dilakukan di Kareumbi. Video ini satu-satunya video dalam album Born to be dengan empat scene dengan perekam yang berbeda-beda.
Video ini terdiri dari 4 scene dengan rincian sebagai berikut :
  1. Scene pertama ini diambil setelah survey pengukuran detail di daerah seberang sungai. Scene diambil oleh Nungtatang pada tanggal 26 Mei 2014.
  2. Scene kedua diambil ketika laki-laki lain sedang bermain bola pada hari piket, 27 Mei 2014. Scene diambil oleh Jodit. Scene ini direkam sesaat setelah Mad Geodet mandi.
  3. Scene ketiga ini diambil oleh wanita peserta Kemah Kerja 2014, Daniella atau Nela. Perekaman dilakukan di basecamp dengan perekam berada di lantai dua basecamp. Penunjukkan Nela didasarkan lantai dua basecamp hanya boleh diakses oleh para wanita. Scene diambil tanggal 31 Mei 2014.
  4. Scene ini diambil Ankalucio pada sore sebelum hari terakhir. Scene diambil tanggal 31 Mei 2014 di daerah ilalang di wilayah utara basecamp. Pada scene ini, Mad Geodet jatuh dengan tidak direncanakan.
Audio direkam di kosan Mad Geodet pada tanggal 16 Mei 2014. Brand New World adalah OST keenam dari anime Brand New World yang aslinya dinyanyikan oleh D-51.

4. Dead End



Ini merupakan video yang direkam ketika Kerja Praktek di SMP Puloampel, Banten. Selain itu terdapat scene selfie Mad Geodet yang dipergunakan untuk pembuatan video ini. Perekam scene utama video ini adalah rekan survey GPS di Banten yang dilakukan selama 30 jam non stop itu, ar-MAN dengan nama asli Armand Maulana Yusuf.

Video ini terdiri dari tiga scene dengan rincian sebagai berikut :
  1. Scene pertama pada video ini dibuat pada hari pertama pelaksanaan survey GPS pada tanggal 19 Juni 2014 oleh ar-MAN. Scene diambil setelah istirahat akibat perjalanan dari Pos Krakatau di Labuan, Banten menuju Puloampel, Banten. Scene diambil di daerah ilalang, di belakang, sekolah
  2. Scene kedua juga diambil oleh ar-MAN pada tanggal 19 Juni 2014. Scene yang diambil pada sore hari ini berlatar belakang sekolah dengan pintu kelas yang terbuka. Sekolah ini sudah libur sehingga sekolah itu hanya dihuni oleh penunggu sekolah. 
  3. Scene ketiga diambil secara selfie oleh Mad Geodet di rumah Mad Geodet pada tanggal 4 Juli 2014.
Audio direkam di rumah Mad Geodet di Lampung pada tanggal 16 Juli 2014. Dead End adalah OST kedua dari anime Mirai Nikki yang aslinya dinyanyikan oleh Faylan.

5. Destiny


Ini merupakan satu dari empat video dalam album Born to be ini yang pengambilannya dilakukan di Kareumbi. Sebagian besar scene dalam video ini direkam ketika hari piket bersama Ankalucio.

Video ini terdiri dari 4 scene dengan rincian sebagai berikut :
  1. Scene pertama diambil oleh Ankalucio di pepohonan di depan Gedung Pusat Informasi yang masih masuk Kabupaten Bandung. Scene diambil tanggal 21 Mei 2014 saat hari piket.
  2. Scene kedua juga diambil oleh Ankalucio pada pagi hari yang sama yaitu tanggal 21 Mei 2014. Scene ini diambil di dekat perairan di belakang tenda penginapan.
  3. Scene ketiga diambil dari seberang perairan dari scene kedua tepatnya di pinggir lapangan yang ada di Kareumbi. Scene diambil Ankalucio tanggal 21 Mei 2014.
  4. Scene keempat diambil oleh Teo pada tanggal 25 Mei 2014. Scene ini diambil setelah makan siang di dalam hutan. Pada hari itu, Mad Geodet sedang melakukan pengukuran detail situasi.
Audio direkam di lantai 3 labtek IXC pada tanggal 17 Mei 2014. Destiny merupakan OST dari anime Phi Brain Season tiga yang dibawakan oleh Neko.

6. One Day



Ini meupakan video yang dibuat ketiga oleh Mad Geodet. Seluruh scene diambil ketika pra-Kemah Kerja 2014 yang bertujuan pengenalan medan selama Kareumbi Operation.
Video ini terdiri dari 3 scene yang diambil secara berurutan dengan rincian sebagai berikut :
  1. Scene pertama diambil oleh Teo di lapangan yang nantinya tempat tes psikomotorik menggunakan alat. Scene diambil tanggal 10 Meo 2014.
  2. Scene kedua diambil di tempat dan waktu yang sama dengan scene pertama dengan perekam yang berbeda yaitu Anto. Perbedaanya yaitu pada scene ini kameramen melakukan zoom in.
  3. Scene ketiga diambil oleh Teo di kantin Garut dekat basecamp selama Kareumbi Operation. Pada saat pengambilan scene, baterai camcorder habis ketika lagu baru akan memasuki reff kedua. Scene ini berlatar belakangkan peta wilayah Kareumbi.
Audio direkam di kosan Mad Geodet pada tanggal 12 Mei 2014. One Day adalah lagu yang dibawakan the ROOTLESS sebagai OST ketigabelas dari anime One Piece


7. Rising Hope



Ini merupakan video keenambelas yang dibuat oleh Mad Geodet. Sebagian besar scene diambil di daerah asal Mad Geodet yaitu Lampung.

Video ini terdiri dari 5 scene dengan rincian sebagai berikut :
  1. Scene pertama diambil ketika Kerja Praktek Survey GPS di kebun kacang belakang SMP Puloampel, Banten. Scene diambil pada hari kedua survey tanggal 20 Juni 2014. Perekam scene ini adalah ar-MAN.
  2. Scene kedua diambil di sekitar tanah milik orang tua Mad Geodet di daerah Tanjungsari, Natar, Lampung Selatan. Scene ini direkam oleh ibu Mad Geodet tanggal 22 Juli 2014. Scene ini berlatarbelakangkan kebun singkong.
  3. Scene ketiga diambil di tempat, waktu dan perekam yang sama dengan scene kedua yaitu tanggal 22 Juli 2014. Perbedaannya scene ini berlatarbelakangkan sawah.
  4. Pada scene keempat ini, Mad Geodet terlihat duduk di kursi dapur rumah Mad Geodet. Scene ini direkam oleh kakak Mad Geodet pada tanggal 23 Juli 2014.
  5. Scene kelima juga direkam oleh kakak Mad Geodet tanggal 23 Juli 2014. Scene diambil di genting rumah Mad Geodet.
Audio direkam di rumah Mad Geodet pada tanggal 16 Juli 2014. Rising hope adalah lagu yang dibawakan LiSA yang digunakan sebagai OST pertama dari anime Mahouka.


8. Savior of Song






Ini merupakan video pertama yang dibuat oleh Mad Geodet. Video ini satu-satunya video yang dibuat Mad Geodet pada bulan April

Video ini terdiri dari lima scene dengan rincian sebagai berikut :
  1. Scene pertama merupakan scene pertama yang diambil dari keseluruhan scene video Mad Geodet. Scene debut ini diambil oleh d'AMRI tanggal 7 April 2014 di lantai 3 labtek IXC. Scene ini dibuat untuk latihan pembuatan scene selanjutnya. Pada scene ini, Mad Geodet ditemani SSS13. Perekaman scene ini berakhir ketika reff pertama berakhir.
  2. Scene kedua direkam di Ancol di dekat kolam bebek. Scene diambil oleh Tougoss pada tanggal 12 April 2014 di sela-sela ekskursi Hidrografi II, mata kuliah yang diambil Mad Geodet. Pada scene Mad Geodet direkam bersama MG Taufik, rekan Mad Geodet dalam Daendels Operation. Namun, MG Taufik gak tau harus berbuat apa dalam scene ini.
  3. Scene ketiga sampai kelima dibuat guna mengurangi durasi scene pertama. Scene ketiga diambil oleh SSS13 di lantai 4 labtek IXC pada tanggal 16 April 2014. 
  4. Scene keempat juga diambil SSS13 di tangga penghubung lantai tiga dan lantai 4 labtek IXC pada tanggal 16 April 2014. Beruntung, tidak ada orang yang lewat melalui tangga ini, saat perekaman dilakukan.
  5. Scene kelima direkam oleh SSS13 pada tanggal 16 April 2014 di lantai 3 labtek IXC, tempat Mad Geodet melakukan perekaman audio. Pada scene ini, Mad Geodet terlihat bernyanyi sambil menonton video asli lagu Savior of Song yang dibawakan oleh Nano. Scene ini juga berakhir ketika reff pertama berakhir.
Audio direkam di kosan Mad Geodet pada tanggal 16 April 2014. Savior of Song adalah OST dari anime Aoki Hagane Arpeggio : Ars Nova yang aslinya dibawakan oleh Nano

Demikian, penjelasan dari kedelapan lagu yang ada pada album Born to be ini. Berikut adalah kru album Born to be ini.

 Kru Vivid (dari kiri ke kanan : Ankalucio, Teo)
Untuk download album Born to be Mad Geodet dapat dengan membuka link ini



Rabu, 23 Juli 2014

Kareumbi Operation (Last Part)

Day 12


Hari hari yang menyenangkan ketika Kareumbi Operation baru saja dimulai. Tepatnya tanggal 30 Mei 2014, hari Jumat.

Mad Geodet terbebas dari tugas yang merupakan tanggung jawab Mad Geodet yaitu pengukuran dan pengolahan data detail. Hampir semua kelompok telah menyelesaikan pengukuran detail walau ada sebagian kecil yang belum menyelesaikannya. Praktis, tujuan pertama Kareumbi Operation yang belum terpenuhi tinggal pembuatan peta itu sendiri selain tentunya pembuatan laporan.

Tujuan kedua operation masih belum tuntas. Masih banyak scene yang belum dibuat Mad Geodet. Dua hari sebelum hari terakhir di Gunung Masigit Kareumbi dimaksimalkan sebaik mungkin oleh Mad Geodet untuk pembuatan scene video. Kedua orang yang memegang peran besar dalam pembuatan scene yang tersisa yaitu Herjuno dan Ankalucio.

Pagi setelah sarapan, kegiatan orang yang ada di basecamp yaitu melakukan pembuatan peta dengan menggunakan software AutoCAD. Mad Geodet juga berada di basecamp. Tapi untuk pembuatan scene dengan kameramennya yaitu Herjuno.

Behind the Scene : Video Goya no Machiawase

Setelah itu, Mad Geodet tidak ada kerjaan lain alias gabut karena Herjuno dan Ankalucio masih melakukan pengukuran detail. Gabut di basecamp sama dengan bunuh diri karena di sana beberapa orang masih bekerja membuat peta.

Alhasil Mad Geodet kembali ke tenda untuk bermain dan berkegiatan dengan laptop Mad Geodet. Walaupun tenda, listrik di dalamnya dapat memenuhi kebutuhan seluruh penghuni tenda. Lain dengan gedung pusat informasi, tempat Mad Geodet menginap di minggu pertama, yang listriknya hanya dapat menhidupkan lampu utama. Mad Geodet gak sendiri. Banyak gabut-ers yang juga ada di tenda.

Kegiatan di tenda

Setelah jumatan, kegiatan pengumpulan scene kembali dilakukan. Kegiatan dilakukan bersama Herjuno yang telah usai melakukan pengukuran detail. Perekaman dilakukan di sekitar rumah pohon yang berlokasi di selatan basecamp. Total ada dua scene yang diambil di sana. Kemudian kembali ke basecamp untuk istirahat sementara.

Setelah itu, Mad Geodet bersama Herjuno pergi ke desa tetangga, Desa Cigumentong yang bisa ditempuh dalam waktu tiga puluh menit. Perjalanan ini berujung kehujanan. Sebelum sampai desa yang hanya dihuni belasan kepala keluarga ini, Mad Geodet melakukan pembuatan satu scene di jalan menuju Cigumentong.
 Desa Cigumentong

Tak lama, kedua orang itu beristirahat di desa. Di perjalanan pulang, Mad Geodet juga membuat scene video. Ketika perekaman akan dimulai, ada bunyi motor yang akan lewat. Perekaman ditunda karen setting scene video kali itu menggunakan jalan tanah yang merupakan penghubung desa Cigumentong dan jalan utama tempat Mad Geodet survey.

Setelah motor lewat, tiba-tiba hujan turun turun dengan derasnya. Mad Geodet dan Herjuno berteduh di pinggir tebing yang hanya ditutupi helaian daun. Jelas itu gak cukup menutupi selain karena hujan juga bercampur dengan angin. Ketika hujan mulai mereda. Mad Geodet tetap melakukan perekaman di tempat yang sama dengan pakaian yang sangat basah. Pakaian tersebut akhirnya hilang selamanya di Kareumbi ketika dijemur.

Behind the scene : Video Jiyuu no Tsubasa


Day 13


Sehari sebelum teakhir Kareumbi Operation, tanggal 31 Mei 2014. Hari yang pemenuhan tujuan kedua Kareumbi Operation sangat mungkin dilakukan. Hari yang tujuan pertama Kareumbi Operation sudah 90% tercapai.

Kegiatan Mad Geodet kembali dimulai setelah sarapan gratis seperti biasanya. Kali ini perekaman dilakukan bersama Ankalucio. Mengenakan baju baru, baju terakhir Mad Geodet selama Kareumbi Operation. Scene dilakukan di jalan menuju rumah pohon. Scene yang berhasil diambil berjumlah tiga.

Pengambilan scene bersama Ankalucio

Setelah itu, beristirahat sebentar di basecamp. Sebagian besar peserta Kemah Kerja 2014 kini telah bersenang-senang. Bermain kartu hingga bermain yang lain lain. Yang gak ada kerjaan pun tetap bersenang-senang di alam mimpi.


Kegiatan pagi di basecamp

Sekitar pukul 10.00 Mad Geodet, d'AMRI, i-MAN, Tougoss, dan Clavin Brothers, pergi ke desa Cigumentong untuk menikmati indomie murah. Memang, harga-harga di desa ini tercenderung murah dibandingkan kantin Garut dan kantin Sumedang di dekat basecamp. Perjalanan ke Cigumentong ini merupakan kali kedua yang dilakukan Mad Geodet setelah sehari sebelumnya bersama Herjuno.
Tapi, dari dua hari yang berurutan itu, ada hal yang berbeda di Cigumentong. Yaitu, tidak ada kambing yang diikat di depan kantin Cigumentong.

Desa Cigumentong

Setelah makan di Cigumentong, Mad Geodet dan rombongan kembali ke basecamp. Di perjalanan tepatnya di kebun milik warga Cigumentong, Mad Geodet melakukan pengambilan scene. Total tiga scene berhasil diambil, 2 oleh d'AMRI dan 1 oleh Tougoss.

Pukul 13.00, rombongan tiba di basecamp untuk makan siang gratis. Kegiatan Mad Geodet selanjutnya yaitu tidur siang di basecamp mendengarkan alunan musik Pirma Hutajulu dan nyanyian peserta lain di basecamp.



 Kegiatan di basecamp di siang hari

Pukul 15.00, Mad Geodet bersama Ankalucio kembali memenuhi tujuan Kareumbi Operation nomor dua. Tiga scene terakhir Mad Geodet selama Kareumbi Operation. Scene diambil di Kabupaten Sumedang, di utara basecamp.

Scene pertama diambil di daerah ilalang. Daerah ilalang itu sudah tidak alami lagi karena sudah disingkirkan dengan dan tanpa menebas ilalang tersebut untuk kebutuhan pengukuran detail wilayah tersebut. Sandal Mad Geodet pun akhirnya dua-duanya putus ketika berada di ilalang. Sandal Mad Geodet yang pertama putus ketika pulang dari Cigumentong pada hari yang sama. Ketika Mad Geodet dan Ankalucio hendak menuju daerah ilalang lebih dalam, terdengar bunyi ilalang gemerisik sekitar lima meter di depan Ankalucio. Bunyi yang terdengar cukup besar. Bukan orang, karena tidak menyahut, Keduanya pun langsung terbirit-birit meninggalkan daerah ilalang dengan kondisi sandal Mad Geodet yang putus.

Ankaluio di ilalang

Scene kedua dan ketiga diambil di dekat kandang rusa yang masih berada di wilayah Kabupaten Sumedang. Daerah konservasi rusa ini merupakan tempat tinggal para dosen selam Kemah Kerja 2014. Pada kedua scene, pergerakan Mad Geodet sangat terbatasi karena putusnya sandal.

Behind the scene : Video Angel

Malam harinya, diadakan penutupan acara Kemah Kerja langsung oleh Pak Irawan. Acara selanjutnya tidak diikuti Mad Geodet karena Mad Geodet belum beres-beres persiapan pulang esok harinya.


Day 14


Hari terakhir Kareumbi Operation, 1 Juni 2014. Bangun pagi Mad Geodet pada hari itu disebabkan bunyi beres-beres, peserta Kemah Kerja lainnya di tenda. 

Pagi hari terakhir di tenda

Sarapan terakhir selama Kareumbi Operation pun dinikmati sepenuhnya oleh para peserta Kemah Kerja 2014. Sekitar pukul 08.00, seluruh peserta Kemah Kerja sudah mengemas seluruh barang-barangnya tidak terkecuali Mad Geodet. Seluruh barang tersebut diletakkan di basecamp agar mudah dibawa ketika truk penjemput datang.

Sambil menunggu truk datang, kegiatan yang pasti dilakukan semua orang ketika akan meninggalkan suatu tempat adalah dokumentai yang berlebihan. Mad Geodet juga sempat diambil fotonya berkali-kali tapi tidak berlebihan seperti yang lain.


Hari terakhir Kareumbi Operation

Truk datang sekitar pukul 10.00 Peserta pun segera memindahkan barang-barangnya dan alat survey ke dalam truk. Entah kenapa, sebagian peserta merasa gembira akan kepulangan ini. Tapi Mad Geodet merasa enggan meninggalkan wilayah yang masih hijau ini, Wilayah tanpa sinyal dan bertabur bintang sangat nyaman untuk ditinggali. Komunikasi hanya terjadi antar penghuni Kareumbi.


Saatnya pulang

Ada persamaan dan perbedaan pada Mad Geodet ketika di truk saat pergi dan pulang. Persamaannya, Mad Geodet duduk di box pada posisi paling depan tempat angin masuk. Perbedaannya selama perjalanan, Mad Geodet tidur, dan tidak membuat scene lagi. Ya, karena tujuan kedua Kareumbi Operation sudah dipenuhi sepenuhnya selama dua minggu di Kareumbi.

Ada sesuatu yang menghebohkan lagi ketika rombongan sampai di Bandung. Kali ini bukan ular yang menggeliat tapi nilai mata kuliah. Selama di Kareumbi, di tempat yang tak ada sinyal, praktis tidak ada internet untuk mengakses nilai mata kuliah. Di Institut Teknologi Bandung sendiri, pengumuman nilai mata kuliah dapat dilihat di situs online. Beberapa peserta sudah membuka selama di truk, langsung setelah mendapatkan sinyal pada smartphone nya.

Mad Geodet yang baru membuka ketika turun dari truk, lega karena nilai yang keluar lebih tinggi dari yang diperkirakan dan tujuan kedua Kareumbi Operation yang telah terpenuhi.

Kembali ke Bandung.

Kembali ke kota setelah dua minggu di hutan sempat membuat Mad Geodet nggak nyaman. Mobil dimana-mana. Udara gak senyaman di sana. Ya, itulah Kareumbi Operation. Operation ketiga yang dilakukan Mad Geodet setelah Daendels Operation dan Toha Operation. Kareumbi Operation disudahi saja pada hari itu, 1 Juni 2014.


Senin, 21 Juli 2014

Kareumbi Operation (part 4)

Day 9


Tanggal 27 Mei 2014 meupakan hari kesembilan rangkaian Kareumbi Operation yang berlangsung sejak tanggal 19 Mei 2014.

Tidak ada kegiatan pengukuran yang dilakukan hari itu. Tidak pula kegiatan yang berhubungan dengan tujuan nomor satu Kareumbi Operation yakni pengolahan data ukuran dan pembuatan peta dapat dilakukan. Hari itu adalah DAY-OFF.

Satu hari full bersenang-senang. Hari bebas. Tapi sebelum memulai hari bebas itu, terlebih dahulu terjadi perpindahan tempat inap dari Gedung Pusat Informasi ke Tenda begitu pula sebaliknya. Artinya, dari hari kesembilan hingga hari terakhir Kareumbi Operation, Mad Geodet akan bertempat tinggal di tenda.

Perpindahan tempat inap

Kegiatan kegiatan yang dilakukan para peserta Kemah Kerja 2014 bermacam-macam. Ada yang berjalan-jalan, ada yang bermain seharian. Kegiatan bermain seharianlah kegiatan yang dilakukan Mad Geodet. 

Pagi sekitar pukul 09.00, ada kegiatan bermain bola untuk para laki-laki yang berminat. Mad Geodet kurang berminat. Mad Geodet memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik mungkin. TIDAK ADA yang mengantri untuk mandi di pagi hari seperti biasanya karena tidak mungkin main bola setelah mandi.

Saat kegiatan bermain bola dilangsungkan, Mad Geodet sempat membuat satu scene dengan backgroundnya adalah para pemain bola yang berlarian.

 Behind the scene : Video Brand New World

Kawasan konservasi Gunung Masigit Kareumbi memiliki dua kantin yang terletak di dekat basecamp tetapi berbeda kabupaten. Satu di Kabupaten Sumedang, kantin yang lebih dekat ke basecamp. Satu lagi berada di Kabupaten Garut, kantin yang lebih luas. Kantin itu nantinya jadi tempat Mad Geodet berkegiatan hari itu dan seterusnya,

Bersama sekitar empat orang lainnya, Mad Geodet bermain DoTA seharian. Permainan tepatnya dimulai setelah makan siang dan berakhir sekitar pukul 17.30. Tidak satupun perekaman dilakukan saat itu. Tidak pula kegiatan berjalan-jalan dilakukan dalam jangka waktu tersebut. Hari kesembilan berlalu begitu saja.

Day 10


Kegiatan Mad Geodet dan Kelompok tiga lainnya pada pagi hari ke-sepuluh Kareumbi Operation ini berlansung di kantin Garut. Proses melanjutkan memasukkan data ukuran pengukuran detail ke file excel kembali dilakukan oleh Mad Geodet pada tanggat 28 Mei 2014 tersebut.

Setelah ditelusuri dan diplot oleh tim penyajian peta, tim yang bertanggung jawab dalam pembuatan produk akhir Kareumbi Operation, data ukuran untuk pembuatan peta dinilai masih sangat kurang. Jadilah, setelah makan siang di basecamp, kembali dilakukan pengukuran detail.

Pengukuran detail pada hari kesepuluh ini bukanlah dekat jalan utama maupun dekat jalan tanah yang normal. Jalan tanah yang menjadi jalur masuk area survey sangat licin, sempit, dan menanjak curam. Jalur masuk yang dimaksud adalah lokasi angker Camping Ground C.

Proses pemasangan patok yang tidak terletak pada jalan utama ini disebut pemasang patok titik bantu. Patok yang sebelumnya dipakai juga dipakai untuk pengukuran Kerangka Dasar. Jika diibaratkan, proses pemasangan patok titik bantu ini seperti menambahkan tulang baru pada kerangka manusia sehingga bisa ditambahkan organ baru.

Proses pemasangan patok

Selain survey baru dimulai setelah makan siang, ketika rombongan kelompok tiga baru tiba di lokasi survey, hujan yang kembali mengguyur lokasi angker tersebut menyebabkan minimnya data ukuran detail yang didapat selama survey hari kesepuluh. Tidak membuang waktu, ketika hujan, Mad Geodet sempat membuat satu scene.

Jika pada pengukuran sebelumnya, tempat yang sulit dilalui oleh surveyor hanya dirasakan oleh pemegang jalon semacam tongkat, pada pengukuran hari itu, surveyor pembidik yang berada di tempat alat juga harus merasakan sulitnya berpijak di tempat tersebut. 

Demi menghinakan fenomena mengerikan pada hari keenam, survey disudahi sebelum pukul 16.00. Mad Geodet kembali membuat satu scene video di tengah perjalanan pulang.



Survey hari kesepuluh

Day 11


Hari kesebelas Kareumbi Operation, tanggal 29 Mei 2014, seharusnya membuat Mad Geodet kembali bergerak ke lapangan untuk kembali melakukan pengukuran untuk pemenuhan data ukuran yang kurang yang diperlukan tim penyajian peta.

Namun, kondisi Mad Geodet tidak sefit biasanya. Selain itu, badan yang mulai enggan bergerak apalagi daerah yang akan diukur pada hari itu lebih ekstrim dari sebelumnya berdasarkan briefing malam sebelumnya. Selain itu, ketua kelompok tiga menganjurkan Mad Geodet tidak ikut serta dalam pengukuran hari itu. Selain itu (lagi), Mad Geodet masih harus memasukkan data ukuran detail ke file excel.

Intinya empat alasan tersebut yang membuat Mad Geodet tidak pergi ke lapangan hari itu.

Pagi hari kesebelas

Tidak pergi ke lapangan tidak membuat Mad Geodet bebas dari tugas. Tidak pula scene dapat dibuat pada hari itu. Proses memasukkan data ukuran tambahan yang semakin banyak dari data ukuran hari hari sebelumnya dan hari itu terus dilakukan Mad Geodet seorang. Tentu saja data yang dimasukkan Mad Geodet adalah data kelompok tiga saja. Tapi tetap saja, wilayah pengukuran detail kelompok tergolong satu yang terbesar dibanding kelompok yang lainnya.

Hanya saja, di sela-sela kesibukan tersebut, ketika menunggu kelompok tiga yang pergi ke lapangan pulang ke basecamp, Mad Geodet dapat merasakan hiburan dari anime yang ada di laptop Mad Geodet.

Malamnya saat briefing seperti biasa, didapatkan kesimpulan bahwa kelompok tiga tidak perlu menambah data ukuran detail lagi karena titik detail yang diukur sudah tersebar merasa. Saat itu, Mad Geodet kembali fit dan merasa bebas dari tugas lagi.

Hari-hari yang menyenangkan di Kareumbi baru saja dimulai !!